Tata Cara Shalat Gerhana Matahari/Bulan

2020-02-18 01:35:10

Niat Shalat Gerhana dan Tata Cara Pelaksanaan Shalat Gerhana

 

فَإِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوا

Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalatlah”. (HR. Bukhari no. 1043)

Ketika sedang terjadi Gerhana Matahari/Bulan bagi umat Islam, dianjurkan untuk melaksanakan Solat gerhana, menyesuaikan yang terjadi di daerahnya masing-masing. Pelaksanaan salat gerhana menyesuaikan waktu gerhana di wilayah masing-masing.

Salat Gerhana Matahari (Kusuf) dan Gerhana Bulan (Khusuf) dilakukan dua rakaat dengan rangkaian sebagai berikut:

1. Berniat di dalam hati

Niat Solat Gerhana Matahari (Kusuf)

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan likusuufis syamsi rok'taini lillahi taa'ala

Niat Solat Gerhana Bulan (Khusuf)

أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِخسُوْفِ القمر رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan likhusuufilqomari rok'taini lillahi taa'ala

Artinya : "Aku niat shalat sunnah gerhana matahari/bulan dua rakaat karena Allah ta'ala"

2. Takbiratul ihram seperti shalat biasa

3. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz

4. Membaca surat Al-Fatihah

5. Membaca surat yang panjang dengan dijahrkan (perdengarkan) suaranya.

6. Ruku’ sambil memanjangkannya.

7. Bangkit dari ruku’ (i’tidal)

8. Membaca surat Al-Fatihah

9. Membaca surat yang panjang (berdiri yang kedua lebih singkat dari pertama)

10. Ruku'

11. Bangkit dari ruku’ (i’tidal)

12. Sujud

13. Duduk di antara dua sujud

14. Sujud

15. Bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama (bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya)

16. Tasyahud

17. Salam.

Setelah salat, Imam lalu menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan hal baik lainnya.

Tag:
Shalat Gerhana Matahari / Bulan

Share It

"